7 Cara/Tehnik pijatan

Kenalilah jenis-jenis pijat ini sebelum
mengunjungi atau memanggil jasa
pemijat sehingga Anda lebih tahu
khasiatnya.
berbagai teknik pijat antara lain:
1. Shiatsu
Shiatsu berasal di Cina hampir 8000
tahun yang lalu sebelum menyebar ke
penjuru Asia dan kemudian ke Barat.
Menurut praktek medis Cina, tubuh
mengandung chi atau energi yang
mengalir melalui jalur khusus yang
disebut meridian.
Praktisi Shiatsu memanipulasi chi
melalui titik-titik akupunktur untuk
menjaga keseimbangan dalam tubuh.
Shiatsu dianggap sebagai pijat terapi
dan dapat digunakan untuk membantu
berbagai kondisi nyeri punggung hingga
gangguan mood.
"Shuiatsu dapat diberikan pada orang
yang sehat. Banyak orang menggunakan
shiatsu untuk menjaga kesehatan dan
keseimbangan tubuhnya, baik secara
fisik dan emosional," kata Anne
McDermott yang telah berlatih shiatsu
selama 25 tahun.
Shiatsu paling umum digunakan untuk
meredakan kekakuan otot dan tulang
seperti nyeri punggung dan tulang
panggul, sakit kepala dan sakit akibat
cedera atau pembedahan.
2. Pijat Swedia
Meskipun namanya Swedish, teknik ini
sebenarnya berasal dari Belanda sebelum
secara resmi dikembangkan di Swedia
sekitar 200 tahun yang lalu.
Pemijatan di seluruh tubuh digunakan
untuk mengurangi stres.Teknik pijat ini
menggunakan kombinasi pukulan yang
lama, peremasan, pemukulan melingkar
dan terlihat seperti gerakan memotong
dalam karate untuk meredakan
ketegangan otot.
"Pijat Swedia pijat menenangkan untuk
relaksasi. Banyak orang melakukannya
semata untuk kesenangan," kata
Catherine Boller, praktisi darei Sydney
yang juga mengajar dan
mempraktekkan gaya pijat lainnya.
Pijat Swedia dapat membantu siapa saja
yang merasa stres atau tegang.
Biasanya, dalam pemijatan ditambahkan
beberapa minyak esensial untuk
mempercepat dan meningkatkan
relaksasi.
Pemijatan bisa berlangsung sampai satu
setengah jam, sangat cocok bagi orang-
orang yang merasa stres atau kelelahan
dan sulit nerasa santai.
3. Pijat Remedial
Merupakan pengobatan yang spesifik
ditujukan untuk otot yang tegang dan
sendi yang kaku. Pijat ini dapat
dilakukan pada bagian tubuh yang sakit
akibat terlalu lama atau sering
digunakan, trauma, posisi tubuh yang
buruk, atau stres yang terlalu banyak.
Teknik ini menargetkan sendi dan otot
lebih dalam, mengurangi gejala, dan
menangani penyebab masalahnya.
Tergantung pada sifat dan kondisinya,
pijat remedial dapat diberikan dalam
taraf lembut atau kuat.
Remedial juga dapat digunakan untuk
membantu fisioterapi atau osteopati
menghilangkan trauma nyeri seperti
akibat kecelakaan mobil.
4. Drainase limfatik
Pijat ini digunakan untuk mengobati
penyumbatan cairan sistem getah
bening. Dengan sentuhan ringan, terapi
drainase limfatik menargetkan wilayah
tertentu dan membantu pergeseran
cairan getah bening dari daerah yang
bengkak.
Pemijatan dilakukan dengan cara
gerakan yang lambat dan berulang pada
daerah yang terkena tanpa
menggunakan minyak atau lotion
Boller melihat sejumlah pasien
mengalami penyumbatan kelenjar getah
setelah operasi serta wanita hamil yang
mengalami pembengkakan di kaki dan
pergelangan kaki. Namun menurutnya,
drainase limfatik juga dapat digunakan
untuk sejumlah kondisi seperti hidung
mampet dan jerawat.
"Anda dapat menggunakannya untuk
kondisi apa pun, di mana saja di mana
terdapat peradangan di dalam tubuh,"
kata Boller.
5. Refleksologi
Refleksologi menggunakan tekanan di
tangan, kaki dan telinga untuk
membantu mengurangi masalah di
bagian lain pada tubuh. Dalam
refleksologi, tubuh dibagi menjadi 10
zona yang terhubung dengan telinga,
kaki, dan tangan.
"Ketika melakukan teknik refleksologi
dengan ibu jari, organ atau jaringan lain
di bagian yang terhubung akan
terangsang," kata pakar reflexologi dari
Sydney, Lucy Campbell.
Menurut Campbell, metode ini baik
digunakan untuk orang-orang yang
mengalami penyakit lemahnya sistem
kekebalan tubuh seperti HIV / AIDS
atau kanker. Refleksiologi dapat
membantu pasien memperoleh kualitas
hidup yang lebih baik.
Beberapa pasien Campbell datang untuk
relaksasi karena merasa stres dan tidak
dapat tidur dengan nyenyak. Selain itu,
metode ini sesuai orang-orang yang
tidak nyaman untuk melepas
pakaiannya ketika dipijat.
6. Ayurveda
Ayurveda adalah pengobatan tradisional
India. Ayur berarti kehidupan dan veda
berarti pengetahuan. Dalam pijat
ayurveda, sejumlah besar minyak
ramuan hangat digosok pada tubuh
oleh satu hingga empat praktisi
Ayurveda.
Berbagai minyak berbeda digunakan
sesuai dengan kondisi pasien. Dalam
Ayurveda, terdapat 107 titik marma
atau energi vital yang dirangsang
dengan berbagai cara untuk
meningkatkan aliran energi di sekitar
tubuh.
Ayurveda dapat membantu orang
dengan tingkat energi yang rendah,
kualitas tidur yang buruk, tekanan
darah tinggi, atau masalah berat badan.
Menurut seorang spesialis Ayurveda, Dr.
Shaun Matthews, banyak orang
menggunakan teknik pijat ini untuk
melengkapi kesehatannya secara
keseluruhan.
"Saya melihat banyak orang yang
sangat sakit serta ada juga orang sehat,
tetapi hanya ingin memperbaiki
kesehatan mereka yang sudah cukup
baik," kata Dr. Matthews.
7. Pijat Olahraga
Pijat olahraga secara khusus digunakan
untuk mengobati cedera dan keseleo
dan terkadang dapat menyakitkan.
Teknik ini bekerja dengan cara
menghilangkan tekanan dan ketegangan
yang terjadi pada jaringan lunak dan
otot selama aktivitas fisik.
Teknik pijat olahraga bertujuan untuk
meningkatkan kinerja dan daya tahan
seseorang serta meminimalkan
kemungkinan cedera.
Pijat ini dirancang untuk meringankan
dan mencegah kondisi yang diakibatkan
olahraga, dari pembengkakan dan
ketegangan otot hingga otot keselo
atau terpelintir. Pemijatan ini dapat
dilakukan sebelum, selama atau setelah
latihan.
Pemijatan ini bermanfaat bagi siapapun
yang aktif secara fisik sepeti atlet
profesional. Tetapi pijat olahraga juga
dapat membantu orang yang
melakukan latihan rutin, dari pemain
sepakbola hingga pegolf amatir.

0 komentar