Ini Manfaat Tidur Siang Buat Anak


Tidur siang
merupakan kegiatan rutin yang dilakukan
oleh bayi atau anak-anak selama masa
pertumbuhan. Sebenarnya apa manfaat
yang didapatkan si kecil jika ia tidur siang?
Tidur merupakan kebutuhan utama yang
baik bagi kesehatan, dan untuk anak-anak
penting mendapatkan waktu tidur yang
cukup termasuk tidur di siang hari. Hal ini
karena tidur membantu pertumbuhan dan
proses peremajaan yang terjadi pada anak.
Anak-anak yang rutin melakukan tidur siang
bisa mendapatkan beberapa manfaat, seperti
, Jumat (17/6/2011)
yaitu:
Membantu menjaga anak agar tidak terlalu
lelah yang bisa mempengaruhi suasana
hatinya seperti rewel dan mudah marah
Membantu meningkatkan memori anak yang
membuat otak kembali fresh sehingga ia
akan lebih mudah menerima rangsangan
yang diberikan
Memberikan tubuh si kecil kesempatan
untuk beristirahat
Kebutuhan tidur anak-anak sangat individual,
biasanya dipengaruhi oleh faktor usia.
Namun tidur siang yang dilakukan sebaiknya
tidak terlalu lama, karena nantinya juga bisa
memberikan efek yang buruk.
Biasanya bayi yang berusia di bawah 1 tahun
memiliki waktu tidur siang 2-3 kali dengan
total waktu tidur sekitar 3-4 jam. Untuk
batita membutuhkan waktu tidur 1-3 jam
yang terbagi dalam 2 kali tidur siang,
sedangkan untuk balita umumnya hanya 1
kali tidur siang. Sebagian besar anak akan
berhenti tidur siang setelah berusia di atas 5
tahun.
Salah satu kunci agar anak bisa
mendapatkan tidur siang yang baik adalah
memiliki rutinitas yang sama sejak awal dan
berpegang teguh pada hal tersebut. Pada
bayi perhatikan isyarat yang muncul seperti
mulai rewel dan menggosok-gosokkan
mata.
Jika si kecil sulit tidur, cobalah
membantunya dengan memberikan musik
yang lembut, meredupkan lampu sehingga
bisa merangsang keluarnya hormon
melatonin atau membacakan cerita yang
bisa memberinya kenyamanan.
Beberapa orangtua khawatir tidur siang yang
dilakukan si kecil bisa mengganggu tidur
malamnya. Untuk mencegah hal tersebut
usahakan tidak membiarkan anak tidur siang
mendekati waktu tidur malamnya, atau bisa
juga dengan membangunkannya lebih awal
sehingga membuat anak memiliki aktivitas
lagi sebelum tidur malam. Dengan kata lain
cobalah membuat beberapa penyesuaian
dengan kondisi anak.

Sumber:Kidshealth

0 komentar